Selasa, 18 Desember 2012

sendiri


hal hal yang terkadang aku pikirkan
"mengapa aku bisa berbicara dengan pikiranku ?"
apakah didalam sini aku hanya di ciptakan sendiri dan tidak ada yang menemaniku
berbicara sendiri terus menerus
tanpa ada yang aku ajak bicara
membicarakan orang lain
mengucap syukur atas riski yang engkau berikan kepadaku
dan hal hal yang lain
yang terkadang aku merasa kesepian oleh itu
terkadang melintas sebuah angan angan begaimana kalau seandainya aku dapat berbicara dengan
orang lain
berbicara
berdua saja dengan dirinya yang mungkin aku ingin di menemaniku di dalam pikiranklu ini
sepi !!!
meski terkadang ada senyum di di muka ini tapi mengapa seperti
itu kelihatan pasif
hanya untuk membuat alasan kepada yang sedang memperhatikan diriku
inilah aku inilah tawaku inilah kehidupanku
seolah semua itu hanyalah kebohongan yang sengaja aku citrakan
agar mereka yang melihat diriku tidak merasa sepi
padahal hal yang ada didalam sini
semuanya kelihatan abu abu
entah mengapa bisanya keluar ide ide gila dalam pikiranku
tapi hal hal hebat itu mungkin hanya terkurung dalam pikiranku saja
terlintas untuk merealisasikannya tapi apa yang terjadi
lagi lagi semua itu hanya ide susah untukku membuat agar ide itu keluar dan menjadi nyata
hal hal hebat yang terasa aku ingin miliki
mungkin hanya tersimpan dalam pikiran

kapan ini semua menjadi nyata ?
kembali sepi dan terasa sendiri itu yang terasa kemudian
ketika ada yang datang menghampiri dirimu membuat mu merasa lebih tenang
itupun hanya sesaat lalu itu pun pergi dengan rasa sakit yang begitu mendalam
meninggalkan luka dan sayatan yang dalam sampai terkadang susah untuk ku
berfikir jernih
memang begitu menyedihkan merasa sendiri tanpa seorangpun menemani diriku saat ini

jika dulu dia bisa datang seenaknya
duduk didepanku dengan seenak dirinya berdebat denganku dengan seenak dia
mengatakan hal hal yang membuat darahku menjadi panas
kemudian dia pergi ddengan menjabat tanganku
dan bilang "kapan kapan kayak gini lagi ya !"
sekarang semua itu sudah jauh pergi meninggalkan ku sendiri
menyepi disini tanpa orang orang yang dulu hadir menemani
meski yang ku minta tak hanya menemani raga ini
tapi temani juga hati ku ini
temani perasaan ini
dan hibur juga tenangkan aku disini

hanya ucapan syukur padamu ya robbi
karena engkau masih tetap memberiku nyawa sampai saat ini
jika engkau masih memberiku kesempatan lain kali bertemu lagi
dengan mereka yang membuat hati ini pernah berghetar
tolong biarkan mereka yang menyapaku, duduk disampikku
dan biarkan mereka berbicara dan memelukku lagi

ya robbi ini permintaan kecil ku padamu
meski diri ini banyak kekurangan padamu
mohon beribu pengampunan pada mu
karena engkau lah yang mengatur jalan hidupku

terimakasih ya robbi

Senin, 03 Desember 2012

terimakasih.

meski sebentar rasa nya ketemu kawan lama.

pernah rasain hidup di pondok atau asarama waktu kecil
pasti beberapa dari kalian "pembaca" pernah merasakan itu
kecil pengennya main dan buat onar ndak peduli apapun itu
yang penting ngerasin puas dan bangga dengan hal hal yang kita kerjakan

bandel mungki "iya" rasanya ingatannya samar samar
tapi pernah dulu waktu kecil ngerasain kalau aku pengen hidup di asrama "pondok"
dimana ndak ada orang tua dan kita bisa main sesuka kita
nyata mungkin iya
beberapa bulan ngerasain hidup di sebuah "pondok"
awalnya gara - gara buat adik celaka jadi ya harus terima resiko
dengan keinginan apa yang sudah diucapkan

awal pertama masuk sebuah pondok serasa "wah sekarang bebas ndak ada yang ngatur bisa
main sepuas nya" makluum pikiran anak usia 4 atau 5 tahunan
tapi ketika sudah di pondok ternyata ndak kalah pusing dengan diluar
ndak kalah ketat kalau dirumah. ndak kalah pokoknya peraturan peraturan yang ada dengan di sekolah
bangun pagi ikut ngaji. setelah itu ke makam berdo'a. sekolah sampai sore
istirahat sebentar dan lain sebagainya
itu yang kurasakan saat itu meski samar samar dalam ingatan

tapi meski banyak yang terjadi disana ada juga sisi baiknya kalau kita hidup di pondok
kenal temen bermacam macam
ada yang baik, ramah, sabar, jutek, keras, kasar, dan lain lain
selain dengan begitu banyak kegiatan yang sibuk
di waktu waktu luang dalam pondok sering sekali
aku sama temen temen main
ke sungai cari ikan, ke sawah cari belut, ke tempat wudlu hanya untuk bermain air dan berendam
dan masih banyak lagi
ingatan seperti itu yang sekarang masih aku ingat
dalam kondisi tertentu terkadang seorang santri cilik itu seperti anak kost
menerima kiriman dari orang tua
baik itu makanan atau pun uang
makanan yang paling aku suka waktu itu adalah
minuman kotak yang sering dibawakan sama ibuk
"Buahvita" itu makanan paling kusuka waktu itu
meski isinya minuman tapi sekali minum perut serasa kenyang

ada juga hal - hal lucu, kejadian kejadian koyol yang sering terjadi di sebuah pondok
"pakaian hilanh, pakaian tertukar, dan yang lain"
mendengar hal itu bapak ibu dirumah meminta ibu asrama untuk menamai semua bajuku
jadi ndak akan tertukar

mungkin menginngat hal tersebutlah yang membuat aku terasa
ada kawan remajaku yang dia datangnya pertengahan semester akhir tapi terasa
seperti sudah kenal lama gitu

aku cuma mau bilang terimakasih sahabat
sudah hadir dalam perjalanan hidup ku meski cuma sebentar.