Senin, 09 November 2015

Pahit Tapi Manis

Semua berjalan seperti apa yang kita mau (jika kita bisa)
semua kembali pada tempatnya jika kita menempatkan hal yang salah untuk kita lakukan
jika pertemuan harus diakhiri dengan perpisahan maka itu yang terjadi hari ini
tapi bukan pertemuan yang harus diakhiri melainkan rasa ingin memiliki yang harus di pendam dalam hati

semua nya pergi tinggal sendiri menyepi disudut harapan terkahir untuk dipijak
kaki mulai gemetar menatap yg kosong yg tak berujung dan melelahkan
kata hati ini terus berjalan tapi kenyataan menuntun kita kepada keputus asaan
jika yg terdengar hari ini adalah kalimat-kalimat positif maka jalan itu akan lebar
jika yg terdengar hari ini adalah kalimat-kalimat negatif maka jalan itu akan sirna dan berganti penyesalan

mendengarkan dari orang lain tentang diri kita itu ternyata menyakitkan
tahu sendiri dirikita ini ternyata adalah pecundang dan pengecut itu lebih menyakitkan
setiap saat selalu menanyakan pada diri sendiri apakah ini benar, apakah ini salah
harunya begitu atau harusnya begini

mereka sekali lagi pergi dan tak kembali
tetapi ada seseorang yang menghampiri kita dan mendorong kita mengankat bahu kita dan mengatakan kamu tak usah menyesal hari ini karena esok hari masih ada yang menunggu mu untuk melakukan hal besar untuk orang-orang yang akan menjadi bersar, itulah seseorang yang dengan senang hati memberikan senyuman ke kita dan selalu menjaga kita
terimakasih sahabat yang tak pergi selalu menemani dalam suka dan duka (adik, bapak, ibu)